Tempe merupakan makanan khas negara indonesia, karena kandungan protein yang terdapat didalam tempe bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tempe juga dipercaya dapat mencegah penyakit seperti, menurunkan kolestrol tubuh, kanker payudara, dan mencegah anemia.

Peluang Usaha Pembuatan Tempe

Begitupun pengolahan tempe yang sangat mudah, dan terdapat banyak olahan tempe yang dijadikan makanan ringan ( cemilan ) ataupun sayur masakan. Dan inilah hal yang membuat tempe tak kalah enak nya dengan makanan lainnya.

Bahan Baku Tempe

Bahan utama pembuatan tempe yaitu kedelai, disini kita akan membuat analisa dengan 10 kg kedelai dengan campuran ragi sebanyak 40 gram, siapkan air untuk menuju tahap selanjutnya.

Agar proses pembuatan tempe ini maksimal, ada beberapa yang harus diperhatikan, seperti :

  1. Biji kedelai yang sudah melewati tahap pemilihan dengan biji kedelai yang berkualitas dan yang tidak (busuk).
  2. Air yang digunakan harus bersih dan jernih tidak mengandung kotoran.
  3. Tempat untuk proses kerja yang higenis.
  4. Ragi tempe yang berkualitas ( jika dilakukan peremasan, maka akan berbentuk butiran halus tidak menggumpal ).

Peralatan Produksi

Dalam proses pembuatan tempe, anda mempersiapkan peralatan produksi, seperti :

  1. Wadah / Tempat
  2. Tampah Besar
  3. Rak Bambu
  4. Pengaduk Kayu
  5. Cetakan Tempe
  6. Karung Goni
  7. Dandang
  8. Kompor
  9. Pembukus dari daun pisang /  jati ataupun plastik

Cara Produksi Tempe

Dalam pembuatan tempe memerlukan beberapa tahap, di bawah ini tahap per tahap produksi tempe :

  1. Kedelai yang sudah dibersihkan dari kotoran lalu di rendam air selama 1 jam.
  2. Setelah proses perendaman kedelai selesai, sekarang kedelai di rebus hingga 2 sampai 3 jam.
  3. Selanjutnya rendam kedelai dengan air panas selama 12 jam agar biji kedelai mengembang.
  4. Kemudian Biji kedelai di rendam lagi selama 12 jam menggunakan air dingin.
  5. lalu pisahkan kulit ari kedelai sampai bersih, dan direbus lagi agar bakteri dan kuman hilang.
  6. Tiriskan Kedelai menggunakan tampah, agar kadar air didalam kedelai hilang.
  7. Masuk ketahap peragian untuk mempercepat proses pembentukan tempe dalam watu 25 menit, tahap ini perlu di perhatikan agar proses Pembuatan tempe menjadi sempurna.
  8. Siapkan cetakan pada kayu dengan pelapis daun pisang / pastik, yang sudah dilubangkan agar jamur pada tempe dapat bertumbuh pada lubang tersebut. Pencetakan ini memakan waktu 3 jam.
  9. Campurkan kedelai yang sudah di cetak lalu diratakan bagian permukaan nya, dan di tutup selama 24 jam.
  10. Setelah 1 hari Kedelai dianginkan agar menjadi tempe.

Keuntungan Usaha Tempe

Pemasukan Dari Penjualan Tempe

1600 Tempe x Rp.400 x 30 Hari = Rp 19.200.000

Pengeluaran Perbulan Usaha Tempe

Kedelai 10 kg = Rp 300.000 x 30 Hari = Rp 12.000.000

Ragi Tempe = Rp 16.000.000

Biaya Operasional

Bahan Bakar = Rp 300.000

Daun Pisang / Koran = Rp 14.000 x 30 hari = Rp 420.000

 

Total Pengeluaran = Rp 12.720.000

Keuntungan bersih Rp 19.200.000 – Rp 12.720.000 = Rp 6.480.000

 

Itulah ulasan mengenai Analisa Modal Dan Keuntungan Usaha Produksi Tempe ini, semoga bermanfaat dan berguna untuk sahabat yang akan menjadi Pengusaha Tempe.

Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses selalu, Aminnn…

 

Peluang Usaha Pembuatan TempeBerikut ini kami memperkenalkan Mesin Pemecah dan Pengupas Kedelai untuk mempermudah dalam usaha tempe anda. dan menghemat waktu produksi agar lebih praktis.

Mesin Pemecah Dan Pengupas Kedelai ini berfungsi untuk memecah dan mengupas kedelai tempe untuk produksi tempe, alat ini mudah dalam pengoperasiannya dan mudah dalam perawatannya. dengan hasil sangat maksimal tentunya akan membantu proses produksi anda.

Cara Kerja :

Masukkan kedelai yang belum dikupas ke tabung mesin dengan dialiri air mengalir, kemudian tunggu sampai biji kedelai keluar dari lubang output pada mesin tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here